Tepatnya sudah 4 tahun berlalu,
Segalanya
berlalu begitu saja, aku mengistirahatkan sebuah rasa dalam waktu yang cukup
lama. Bahkan ketika aku sudah berhasil bangkit, aku hampir lupa untuk memulai
suatu hubungan yang baru.
Jadi,
kamu selama 4 tahun ini ngapain?
Ah
iya, banyak yang aku lakukan selama rentang waktu itu. Bukan hanya tentang
menemukan diriku yang baru, bertemu dengan orang-orang baru, pekerjaan yang
beragam, dan tentunya lingkungan baru yang mengubahku menjadi sekarang. Namun teruntuk
pasangan? Bukan belum terpikirkan, hanya saja aku belum terbiasa untuk memulai
semuanya dari awal lagi.
Membuka
cerita lama, setelah hubungan itu berakhir begitu saja. Aku mulai menepikan
diri dari lingkungan, menyendiri lebih tepatnya. Merenungkan segalanya, sampai
sempat menyelahkan diri sendiri atas apa yang terjadi. Itulah salah satu yang
membuat aku sempat mengalami down yang cukup parah. Namun semuanya itu hanya
cerita lalu yang bahkan ketika aku mengingatnya sekarang, semua itu hanya
membuatku tersenyum dan ingin tertawa dengan diriku yang dulu.
Menemukan
satu titik dimana aku harus benar-benar bangkit dan melewati segalanya dimulai
dari “LOVE MY SELF”. Mencintai diri sendiri bukan berarti egois
terhadap orang lain, melainkan kita hanya harus focus pada diri kita pada
saat-saat tertentu yang tidak menyebabkan diri kita terjatuh dalam pikiran yang
merugikan kita yang pada akhirnya hanya menyalahkan diri sendiri. Mulai saat
itu, aku mulai menerapkan itu dalam diriku, berawal untuk mencintai diri
sendiri untuk tidak menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi, ataupun
kesalahan sekecil apapun itu bahkan untuk tidak lagi membandingkan diri sendiri
dengan orang lain. Cukup sampai disana.
Ketika
perlahan mulai bangkit, orang-orang datang berlalu lalang. Ada yang datang,
singgah sementara lalu pergi begitu saja. Begitulah cerita singkatnya. Sampai aku
mulai berpikir dalam rentang waktu itu, mungkin aku beristirahat terlalu lama. Namun
terkadang aku lupa untuk memulai semuanya dari awal, mungkin karena sekarang
aku sudah paham akan situasinya. Tidak ingin terlalu gegabah dalam mengambil
segala keputusan untuk menerima yang datang, karena bisa saja itu hanya singgah
sementara.
Dan
kembali lagi, aku hampir lupa untuk memulai karena terlalu lama
mengistirahatkan sebuah rasa, meskipun rasa itu selalu muncul hanya di awal saja
setelah itu berlalu begitu saja tanpa ada kepastian dari rasa itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar