~Ikhlas, Love Myself, People come and go~
Perihal ikhlas sebagai bentuk penerimaan yang paling utama dari segala yang
hal yang tak sesuai dengan apa yang sudah direncakanan atau apa yang sudah
diinginkan. Tidak semua orang bisa menerima ikhlas dengan tulus, meskipun berat
diawal namun dengan memahami arti dari ikhlas sesungguhnya seperti apa, kamu
akan paham tentang pilihan terbaik yang sudah Alloh atur. Ikhlas yang tak mudah
untuk diawali, ikhlas yang masih menjadi perdebatan dalam pikiran dan perasaan.
Namun di satu titik, saya mulai memberanikan berdamai dengan perasaan dan pikiran
untuk menerima ikhlas secara perlahan. Menerima ikhlas dengan penuh
pertimbangan, baik buruknya ketika memaksakan ataupun tidak memaksakan suatu
hal yang diluar kehendak saya.
Tiga bulan terakhir yang penuh dengan rasa ikhlas
terdalam, seperti kembali menyusuri fase-fase awal kembali, kembali menyusuri
jalan yang sudah dilalui. Namun kini sudah tahu untuk jalan pulang, sudah tahu
akan bagaimana rintangan di jalan yang pernah dilalui kembali. Mengulang fase
yang sama, namun tidak seburuk seperti fase pertama. Merasakan kembali kecewa,
namun sekarang tersadar untuk segera mengatasinya tanpa harus berlama-lama
dalam zona itu. Cukup hanya meyakinkan diri, bahwa itu bukan yang terbaik.
Selesai.
Love
Myself, sebuah bentuk rasa
sayang dengan diri sendiri yang tak seharusnya dilupakan oleh sesuatu hal yang
membuat saya kecewa. Namun berawal dari rasa kecewa, saya menyadari akan
memahami diri dan menyayangi diri sendiri. Memahami apa yang selama ini diri
saya inginkan tentang hidup, memahami tentang diri saya perihal saya seperti
apa orangnya, memahami perihal diri saya tentang hal yang membuat saya bahagia
atau sedih. Semuanya berjalan dengan begitu saja, semakin hari saya menyadari
bahwa saya merekam segala memori yang membuat saya dan meyakinkan saya untuk
lebih memahami diri sendiri. Memahami diri sendiri yang berdampingan untuk
menyayangi diri sendiri tanpa harus adanya perbandingan dengan orang lain. Membandingkan
perihal segala hal yang berhubungan dengan oranglain tanpa menghargai diri
sendiri. Saya menghentikan itu semua. Saat ini saya hanya kembali berdamai
dengan diri sendiri, berteman dengan diri sendiri untuk memahami diri sendiri tanpa
harus ada perbandingan dengan oranglain.
People
come and go, setiap orang punya masanya. Setiap masa punya waktunya. Setiap
orang akan silih berganti yang hadir dalam kehidupan saya tanpa terkecuali. Ada
yang dulunya deket, tapi seiring berjalannya waktu dan terpisahnya jarak
membuat semuanya kembali menjadi asing. Ada yang dulunya deket tapi sekarang
hanya sebagai penonton story media sosial. Seasing itu dan sejauh itu yang
tadinya dekat. Tanpa saya sadari, saya telah menemui orang dengan karakter dan
perjalanan seseorang yang berbeda-beda. Jadi, ketika ada orang yang datang tiba-tiba,
pasti beriringan akan ada orang yang tiba-tiba pergi. But this’s life, you never know will happen later.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar